Mamasa, Mesakada.com – Pertemuan AM II Persekutuan Anak Remaja (PAR) Gereja Toraja Mamasa (GTM) resmi dibuka di GTM Jemaat Lumika, Klasis Nosu, Rabu (3/6/2026). Klasis Nosu dipercaya sebagai tuan dan nyonya rumah dalam pertemuan 5 hari yang diikuti 54 klasis se-GTM ini.
Mengusung tema “Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran”, forum ini menjadi ruang meneguhkan keesaan gereja, merumuskan strategi pelayanan, serta mengevaluasi program yang berpihak pada kebutuhan anak dan remaja GTM.
Bupati Mamasa Welem Sambolangi yang hadir bersama Kapolres AKBP Ariantony Utama Bangalino, Ketua Umum BPMS GTM Pdt. Deppatola Pawa, dan Ketua PPGTM Sinode Eddy Depparinding, menegaskan dukungan penuh pemerintah.
“Kami siap bersinergi melalui Dinas Sosial serta DP3KB Mamasa dalam menyusun program PAR GTM. Tujuannya jelas: membina anak-anak kita agar punya arah yang baik dan tidak terjebak pada gadget,” tegas Welem dalam sambutannya.
Ia juga menekankan peran keluarga sebagai benteng utama. “Pembinaan harus dimulai dari rumah. Kalau keluarga kuat, kekerasan terhadap anak dan perempuan bisa kita tekan, bahkan hilangkan,” ujarnya.
Usai pembukaan, Bupati Welem meninjau langsung persiapan Pertemuan AM XIII PPGTM yang akan digelar 15–17 Juni mendatang.
Pertemuan AM II PAR GTM berlangsung hingga 5 Juni 2026 dan diharapkan melahirkan program nyata yang menguatkan peran gereja di tengah masyarakat. (iki)







