Mamasa, Mesakada.com — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta atas kunjungannya ke wilayah perbatasan Kabupaten Mamasa sekaligus penyerahan kendaraan operasional untuk Polsek Pana.
Kehadiran Kapolda di Kecamatan Tabang disebut menjadi momen bersejarah karena merupakan kunjungan pertama seorang Kapolda ke wilayah terpencil perbatasan Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Pernyataan itu disampaikan Welem saat menyambut Kapolda Sulbar di Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutannya, ia menyebut masyarakat Tabang, Pana, dan Nosu merasa bangga karena wilayah perbatasan akhirnya mendapat perhatian langsung dari pimpinan kepolisian daerah.
“Kami bangga sebagai masyarakat Tabang, Pana, dan Nosu karena berdasarkan informasi tokoh masyarakat, Bapak adalah Kapolda pertama yang datang berkunjung di daerah perbatasan ini,” kata Welem.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kehormatan besar bagi masyarakat Mamasa bagian timur yang selama ini dikenal sebagai daerah terjauh dan sulit dijangkau. Ia menyebut wilayah itu berbatasan langsung dengan Sulawesi Selatan dan memiliki akses yang cukup menantang.
“Ini suatu kehormatan dan kebanggaan kami bahwa daerah perbatasan pun dikunjungi seorang jenderal. Terima kasih Pak Kapolda sudah datang di daerah terjauh, inilah terpinggirnya Mamasa wilayah timur,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Welem juga menyampaikan terima kasih atas bantuan enam unit kendaraan operasional roda dua dan roda empat yang diserahkan untuk mendukung pelayanan Polsek Pana. Menurutnya, kendaraan tersebut sangat dibutuhkan karena kondisi geografis wilayah hukum Polsek Pana yang mencakup daerah pegunungan dan akses jalan berat.
“Untuk menjangkau seluruh wilayah hukum Polsek Pana memang kita membutuhkan kendaraan 4×4 dan motor seperti ini,” katanya.
Selain bantuan kendaraan, Pemkab Mamasa juga mendorong percepatan pembangunan kantor Polsek permanen di wilayah tersebut. Welem mengungkapkan masyarakat telah menghibahkan lahan untuk pembangunan kantor polisi, baik di Kecamatan Pana maupun Tabang.
“Kami juga merindukan adanya pelayanan di kantor. Selama ini personel masih menumpang, tetapi semangat melayani masyarakat tetap luar biasa,” ucapnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan Polda Sulbar dan Polres Mamasa untuk mendukung pembangunan fasilitas kepolisian demi meningkatkan pelayanan masyarakat dan keamanan wilayah.
Wellem juga mengusulkan agar ke depan Kecamatan Pana dan Kecamatan Tabang memiliki polsek masing-masing.
Menurutnya, jarak antarwilayah yang cukup jauh membuat pelayanan keamanan perlu diperkuat dengan penambahan kantor kepolisian.
“Kalau dari Tabang ke Nosu kurang lebih enam jam perjalanan. Karena itu harapan kami ke depan Pana tersendiri polseknya dan Tabang juga bisa menjadi polsek tersendiri,” jelasnya.
Ia berharap kunjungan Kapolda Sulbar beserta jajaran membawa dampak positif bagi masyarakat Mamasa, khususnya dalam peningkatan pelayanan keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan. (*)





