Bupati Mamasa Tegaskan Tidak Ada Lobi-Lobi Seleksi Jabatan Eselon II

oleh

Mamasa, Mesakada.com — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menegaskan agar tidak ada gerakan tambahan di luar mekanisme resmi dalam pelaksanaan Seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Pemerintah Kabupaten Mamasa Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Seleksi JTP yang digelar di Ruang Auditorium Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Makassar, Kamis (26/2/2026).

Dalam arahannya, Bupati berharap panitia seleksi (pansel) dapat menjalankan proses seleksi terbuka secara profesional dan transparan. Dari total 54 peserta yang mengikuti seleksi, nantinya akan mengerucut menjadi 30 besar, kemudian direkomendasikan menjadi 10 nama untuk mengisi 10 jabatan lowong eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa.

“Ikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik. Saya percaya 54 orang yang ikut pansel saat ini adalah aset sumber daya manusia terbaik di Mamasa. Saya meminta jangan lagi ada gerakan-gerakan tambahan di luar seleksi resmi yang tidak sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang ada,” tegas Welem.

Ia juga menekankan pentingnya kepercayaan diri dan profesionalisme seluruh peserta dalam menghadapi tahapan seleksi. Menurutnya, jabatan merupakan amanah tambahan dalam birokrasi, sementara yang paling utama adalah dedikasi dan pengabdian sebagai aparatur sipil negara.

Bupati menegaskan, setelah proses seleksi selesai dan 10 orang ditetapkan untuk dilantik, peserta yang belum terpilih diharapkan tetap menjaga soliditas dan tidak bersikap oposisi.

“Kalian adalah ASN yang diwajibkan menganut asas netralitas. Jabatan adalah pekerjaan tambahan, tetapi yang lebih dipentingkan adalah dedikasi dan pengabdian. Setelah seleksi ini berakhir, jangan lagi ada istilah oposisi karena kalian bukan praktisi politik,” pungkasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.