Mamuju, Mesakada.com — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muh Darwis Damir bersama Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan Nasional, Audy Murfi Syarifuddin koordinasi dan silaturahmi dengan Ketua DPRD Provinsi Sulbar yang juga merupakan Unsur Forkopimda Provinsi Sulbar.
Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan), Arianto.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menguatkan sinergi dalam menghadapi dinamika pembangunan dan tantangan daerah. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar dab Wakil Gubernur Salim S Mengga.
Kaban Kesbangpol Sulbar, Muh Darwis Damir, menyampaikan beberapa poin strategis penguatan hubungan kelembagaan antar Forkopimda.
“Jadi penting kolaborasi aktif antara Kesbangpol dan DPRD dalam merespons isu-isu aktual yang berdampak pada stabilitas sosial dan politik di wilayah ini,” kata Darwis dalam keterangannya, Jumat (11/2026).
Menurutnya, pertemuan ini penting agar koordinasi antar unsur Forkopimda semakin intensif dalam merespons isu-isu strategis yang dapat mempengaruhi stabilitas sosial, politik dan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
“Kita ingin setiap potensi masalah mendapat perhatian bersama sehingga tercipta kondisi Sulbar yang aman dan kondusif,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Forkopimda terbentuk untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan urusan pemerintahan umum di daerah dan merupakan forum koordinatif antara kepala daerah, DPRD, unsur TNI/POLRI, serta instansi penegak hukum dan keamanan lainnya.
Darwis juga mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2022 tentang Forkopimda memiliki tugas strategis seperti koordinasi, pemantauan, evaluasi pelaksanaan urusan pemerintahan umum, pengambilan keputusan strategis dalam keadaan mendesak, serta deteksi dini, cegah dini, dan penanganan dini terhadap ancaman yang dapat menggangu stabilitas sosial dan politik di wilayah provinsi.
“Dalam konteks tersebut, Forkopimda diharapkan mampu memfasilitasi hubungan kerja antarinstansi di daerah, membangun harmonisasi langkah dalam penyelesaian masalah aktual, serta memperkuat keselarasan pelaksanaan kebijakan pembangunan dan pelayanan publik,” ungkapnya.
Kabid Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Sulbar, Audy Murfi Syarifuddin, menambahkan bahwa DPRD sebagai unsur Forkopimda memiliki peran strategis dalam menciptakan sistem kewaspadaan dini yang kuat di Provinsi Sulbar.
“Peran legislatif sangat penting dalam mendukung proses perumusan kebijakan yang tangguh di tingkat daerah,” tambahnya.
Sementara Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras menyambut baik inisiatif kunjungan Kaban Kesbangpol untuk koordinasi.
“Koordinasi lintas lembaga merupakan langkah positif untuk memperkuat sinergi Forkopimda dalam rangka menjaga stabilitas dan percepatan pembangunan daerah,” terangnya. (rls)





