Mamasa, Mesakada.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Mamasa dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu bencana longsor di sejumlah wilayah. Salah satunya terjadi di Dusun Tamum, Desa Bambang, Kecamatan Bambang, yang kini terancam terisolasi akibat badan jalan nyaris putus diterjang longsor.
Informasi mengenai kondisi tersebut disampaikan warga setempat, Yusman, melalui pesan WhatsApp kepada media. Ia menyebut kondisi jalan semakin memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Longsor diketahui terjadi sejak 5 April 2026. Tingginya curah hujan menyebabkan bekas longsoran terus terkikis hingga sebagian badan jalan nyaris ambruk.
Menurut Yusman, lambannya penanganan menjadi salah satu penyebab kondisi jalan semakin parah. Ia mengaku masyarakat kecewa karena hingga kini belum ada perhatian serius dari pemerintah.
“Kami rasa kejadian ini sudah cukup lama, namun belum pernah diperhatikan. Bahkan di wilayah Bambang ini ada dua anggota DPRD Kabupaten Mamasa, tapi kami menduga mereka belum pernah berkunjung melihat kondisi jalan tersebut,” ujar Yusman, Minggu (17/5/2026).
Keresahan juga dirasakan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Mereka khawatir akses jalan akan benar-benar terputus jika tidak segera ditangani.
“Memang jalan ini masih bisa dilalui, tapi kalau terus dipaksakan, apalagi kendaraan roda empat, jalanan ini bisa ambruk,” lanjutnya.
Masyarakat berharap Pemkab Mamasa segera turun tangan melakukan penanganan darurat sebelum akses transportasi warga terputus total. Pasalnya, jalan tersebut menjadi jalur utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Bambang. (*)







