Mamuju, Mesakada.com – Sebanyak 270 calon siswa akan diterima di Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di samping Kantor Gubernur Sulbar, Mamuju. Seluruh siswam diprioritaskan berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk desil 1 dan desil 2, dengan sasaran utama anak-anak yang putus sekolah maupun belum pernah mengenyam pendidikan.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju, Ikhsan Lasami mengatakan, data calon siswa telah disiapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui By Name By Address (BNBA). Proses di daerah hanya sebatas verifikasi dan validasi oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
“Calon siswa yang sekarang ini pertama tentu masyarakat miskin yang berdesil 1 dan 2. Desil 1 dan 2 itu kategori miskin dan miskin ekstrem. Datanya sudah ditetapkan Kemensos, teman-teman pendamping PKH hanya melakukan verifikasi dan validasi di lapangan,” kata Ikhsan, saat ditemui di Kantor Bupati Mamuju, Senin (6/7/2026).
Ia menegaskan, SR tidak diperuntukkan bagi anak yang saat ini telah bersekolah di sekolah umum, meskipun berasal dari keluarga desil 1 atau 2.
“Sasaran utamanya sekolah rakyat ini bagi anak-anak yang betul-betul belum sekolah. Jadi kalau dia sudah sekolah di sekolah negeri atau sekolah biasa, jangan lagi ditarik ke situ. Walaupun dia desil 1 dan 2, karena sesungguhnya ini untuk anak-anak yang putus sekolah dan belum sekolah karena miskin,” jelasnya.
Menurut Ikhsan, total 270 siswa akan terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA yang berasal dari seluruh kabupaten di Sulbar. Para siswa dijadwalkan mulai masuk sekolah pada tahun ajaran 2027/2028. (ajs)





