Warga Takandeang Tinggal di Rumah Kebun Tapi Masuk Desil 6-10

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Perubahan data desil penerima bantuan sosial kembali menjadi sorotan. Salah satunya dialami keluarga Rastina, yang menyebut kondisi ekonomi ayahnya tidak sejalan dengan data desil saat ini.

Rastina mengatakan, ayahnya kini masuk dalam kelompok desil 6-10. Padahal, menurut dia, kondisi kehidupan sang ayah justru memprihatinkan dan sudah tidak memungkinkan untuk bekerja seperti sebelumnya.

“Sebenarnya bapak saya sudah tidak layak untuk bekerja. Akan tetapi dia paksakan hanya karena masih memiliki seorang anak yang dia hidupi dan anaknya penyandang keterbatasan mental,” kata Rastina, Kamis (1/10/2026).

Saat ini, ayahnya tinggal di sebuah rumah kebun. Rumah kampung yang sebelumnya ditempati telah rata dengan tanah setelah terdampak gempa.

Rastina menyebut, hingga kini ayahnya belum mendapatkan bantuan pembangunan rumah. Padahal, menurut dia, rumah tersebut menjadi satu-satunya rumah di Dusun Taloba yang mengalami kerusakan hingga rata dengan tanah.

“Saya pernah tanya ke bapak, tapi jawabannya sudah capek dimintai berkas tapi ujung-ujungnya tidak ada,” ujarnya.

Sebelumnya, ayah Rastina pernah menerima bantuan langsung tunai (BLT). Namun, bantuan tersebut diterima ketika masih tercatat di desa sebelumnya.

Menurut Rastina, bantuan BLT terakhir yang diterima ayahnya terjadi sebelum Lebaran 2024. Sementara untuk kondisi data desil saat ini, ia mengaku baru melakukan pengecekan dua hari sebelum memberikan keterangan tersebut.

“Saya baru cek dua hari yang lalu,” pungkasnya. (*).

No More Posts Available.

No more pages to load.