Mamuju, Mesakada.com — Warga Desa Pamulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, sudah capek dijanji Pemkab Mamuju untuk perbaikan jalan yang tak kunjung terealisasi. Mereka akhirnya patungan memperbaiki jalannya sendiri.
Melalui sumbangan sukarela warga yang berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp100 ribu, jalan desa yang selama bertahun-tahun rusak parah akhirnya mereka diperbaiki. Donasi yang dikumpulkan dari warga di dua dusun digunakan untuk membeli semen, pasir, dan batu.
Material tersebut kemudian dipakai untuk mengecor titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah. Perbaikan juga mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha lokal yang ikut menyumbangkan bantuan.
Tokoh masyarakat Desa Pamulukang, Abdul Fattah mengatakan, seluruh pekerjaan dilakukan secara swadaya. Menurutnya, masyarakat memilih bergerak bersama demi menghadirkan akses jalan yang lebih aman dan nyaman.
“Alhamdulillah, pekerjaan jalan ini adalah swadaya masyarakat. Kami juga dibantu oleh para pengusaha yang ada di kampung kami,” kata Abdul Fattah, Minggu (5/7/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan belum bisa diselesaikan sekaligus karena keterbatasan dana. Warga akan melanjutkan pengecoran secara bertahap hingga sekitar dua kilometer ruas jalan yang rusak dapat diperbaiki.
“Kami lanjutkan lagi pekan depan. Kurang lebih ada sekitar dua kilometer jalan yang harus kami perbaiki secara berkelanjutan,” ujarnya.
Fattah menegaskan aksi swadaya tersebut bukan bentuk kekecewaan kepada pemerintah. Menurutnya, masyarakat hanya ingin mempercepat perbaikan jalan demi keselamatan bersama.
Meski demikian, warga berharap Pemkah Mamuju maupun DPRD Mamuju dapat membantu penyediaan material bangunan, seperti semen, agar proses perbaikan bisa lebih cepat dan menjangkau seluruh ruas jalan yang rusak.
Perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena kerusakan selama ini tidak hanya menghambat aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian, tetapi juga telah menyebabkan sedikitnya tiga korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.
Warga berharap semangat donasi dan gotong royong yang telah menghasilkan jalan yang lebih baik dapat terus didukung hingga seluruh akses di Desa Pamulukang kembali layak dilalui. (*)






