Mamuju, Mesakada.com — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, mengajak masyarakat untuk terus menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Pancasila merupakan jiwa pembangunan bangsa yang harus menjadi pedoman dalam setiap langkah kemajuan daerah.
“Pancasila itu jiwa pembangunan kita. Ia mengingatkan bahwa kemajuan bukan hanya soal ekonomi, tapi juga keadilan, kemanusiaan, dan persatuan,” ujar Suraidah Suhardi.
Ia menilai, pembangunan akan kehilangan arah dan makna jika melupakan nilai-nilai dasar tersebut. Karena itu, semangat gotong royong perlu terus disampaikan dan diterapkan dalam setiap lini kehidupan.
“Sangat relevan dengan Pancasila yang menjadi falsafah kehidupan bernegara dan berbangsa kita. Kita sebagai warga negara harus saling gotong royong, dan toleransi menjadi pilar utama untuk menjaga Negara Republik Indonesia,” ungkapnya.
Suraidah menambahkan, kebijakan yang berpihak pada rakyat, pendidikan karakter, pemerataan pembangunan, serta pelayanan publik yang adil merupakan bentuk nyata dari penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pemerintahan.
“Sedangkan di DPRD, kami bekerja dengan musyawarah dan gotong royong seperti roh Pancasila itu sendiri,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi masyarakat di era digital saat ini, terutama dalam menjaga ketenangan hati dan pikiran di tengah derasnya arus media sosial.
“Tantangan terbesar kita sekarang adalah menjaga hati dan pikiran di tengah derasnya arus media sosial. Di era digital seperti sekarang, kita butuh Pancasila sebagai penuntun moral. Nilainya universal, tak lekang oleh waktu. Gotong royong, keadilan, dan kemanusiaan selalu akan dibutuhkan,” kata Suraidah.
Ia menegaskan, pengamalan Pancasila bisa dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Sederhana saja, jujur dalam bekerja, adil dalam bersikap, dan saling tolong menolong. Itu semua wujud Pancasila di kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Menutup pesannya, Suraidah mengajak masyarakat untuk merayakan Hari Lahir Pancasila dengan tindakan nyata yang membawa kebaikan dan memperkuat persaudaraan.
“Rayakan Hari Lahir Pancasila dengan aksi nyata, tebar kebaikan, jaga persaudaraan, dan tunjukkan bahwa gotong royong itu masih hidup di tengah kita. Karena Pancasila bukan hanya dihafal, tapi harus kita jalankan bersama,” pungkasnya. (*)





