Mamuju, Mesakada.com – Sulbar Fair 2026 tidak hanya disiapkan sebagai panggung hiburan dalam rangka HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan yang digelar di Anjungan Pantai Manakarra pada 22-24 September 2026 itu juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, UMKM dan pariwisata daerah.
Koordinator Sulbar Fair 2026, Andi Syaiful Rauf mengatakan, kegiatan tersebut akan mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pelaku UMKM, seniman, musisi lokal hingga sejumlah artis ibu kota.
Menurut Andi Syaiful, kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam Sulbar Fair karena kegiatan dengan jumlah pengunjung yang besar dapat menjadi ruang promosi sekaligus pemasaran produk-produk lokal.
“Sulbar Fair 2026 akan dimeriahkan sejumlah artis ibu kota dan artis lokal, sekaligus menghadirkan UMKM
dan akan digelar lomba lagu daerah se Sulbar sebagai bentuk pelibatan generasi, sehingga mereka mencintai lagu-lagu daerahnya,” kata Andi Syaiful, Senin (21/9/2026).
Sejumlah artis ibu kota dan artis lokal akan mengisi rangkaian kegiatan tersebut. Salah satunya Sri Devi, pemenang Dangdut Academy 5, yang dijadwalkan tampil pada malam pembukaan, 22 September 2026.
Selain hiburan, panitia juga menghadirkan lomba lagu daerah se-Sulbar. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya melibatkan generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengenal dan mencintai karya serta lagu daerah Sulawesi Barat.
Andi Syaiful mengatakan, Sulbar Fair 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah melalui perpaduan hiburan, budaya dan produk UMKM. Aktivitas tersebut juga dapat memberi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar.
Pemilihan Anjungan Pantai Manakarra sebagai lokasi kegiatan turut memberi nilai tambah bagi promosi pariwisata Mamuju. Keramaian selama pelaksanaan Sulbar Fair 2026 diharapkan ikut memperkenalkan kawasan tersebut sebagai salah satu ruang wisata dan pusat aktivitas masyarakat.
Dengan menggabungkan UMKM, seni, budaya dan hiburan, Sulbar Fair 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda perayaan HUT Sulbar, tetapi menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat promosi pariwisata Sulawesi Barat. (*)





