Mamuju, Mesakada.com — Menteri Agama RI Nazaruddin Umar meyakini Silbar (Sulbar) memiliki potensi besar untuk berkembang pesat, jika sektor pertambangan dan pertanian dikelola secara optimal. Pengelolaan kedua sektor tersebut diyakini membuka peluang bagi perekonomian daerah.
Hal itu disampaikan Nazaruddin Umar saat mengunjungi Pondok Pesantren As’adiyah Desa Tadui, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (21/9/2026). Nazaruddin menilai Sulbar memiliki potensi besar untuk berkembang karena ditopang wilayah yang luas serta sumber daya pertambangan dan sektor pertanian.
“Kami membayangkan Sulawesi Barat ini nanti akan melejit kalau tambangnya sudah dikelola, kemudian juga sektor pertaniannya yang sangat luas,” kata Nazaruddin Umar.
Nazaruddin menyebut pengelolaan kedua sektor tersebut berpotensi membuat Sulawesi Barat menjadi salah satu provinsi yang berkembang di kawasan Sulawesi. Ia pun mengaku optimistis dengan masa depan daerah tersebut.
“Maka akan menjadi provinsi pendatang baru di Sulawesi yang akan membuka tabir masyarakat Sulawesi Barat nanti akan datang,” katanya.
Kunjungan Nazaruddin ke Pesantren As’adiyah Tadui juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan lanjutan gedung pondok pesantren. Ia berharap pesantren tersebut dapat menjadi salah satu pondok pesantren percontohan di Sulbar.
“Insya Allah kita akan menjadikan ini sebagai salah satu pondok pesantren percontohan di Sulawesi Barat. Kita berharap pondok pesantren ini nanti akan menjadi sang pencerah di masyarakat Sulawesi Barat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Nazaruddin juga memastikan pemerintah memberikan dukungan terhadap pengembangan Pondok Pesantren As’adiyah Tadui. Bantuan awal sebesar Rp100 juta telah diserahkan melalui Dirjen Kementerian Agama.
“Iya, pasti-pasti, ada bantuannya pasti. Karena kami sudah tadi Rp100 juta tadi ini dibawakan oleh Pak Dirjen, tapi insyaallah selanjutnya, itu awal ya, Insya Allah nanti kita akan kembangkan,” pungkasnya. (*)





