D menilai jika pertemuan tersebut hanya untuk berbicara, seharusnya dilakukan di tempat terbuka. Bukan di tempat pribadi dan tertutup.
“Hanya masalahnya tempat bertemunya salah. Mau baik-baik di depan rumah saja, kasih nyala lampu, atau sekalian hubungi saya kalau istrimu ada di sini. Ini mati lampu, buka baju, berdua lagi. Jadi apa alasannya lagi?” tutur D.
D mengaku tidak mengetahui apakah telah terjadi hubungan badan antara istrinya dan RHS. Ia hanya menduga yang tidak-tidak usai melihat langsung kedunya.
“Keterangannya semalam jam 8 malam di sana. Apakah sudah kejadian (berhubungan badan) atau belum, saya tidak tahu. Tapi jam 10 malam saya dapat dalam kondisi dia buka baju (baju kantor),” ungkapnya.
D juga mengatakan istrinya belum pulang ke rumah setelah meninggalkan tempat kerja. Saat itu, tiga anak mereka disebut berada di rumah.
“Saya keluar rumah pulang jam 7 malam. Saya tanya anak-anak, mana bunda? Jawabnya belum pulang. Saya hubungi katanya rusak motornya, isi bensin. Sudah itu hilang kontakmi,” ujarnya.
Saat ini, perkara tersebut telah ditangani oleh Polresta Mamuju untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami laporan serta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. (*)






