Samsat Keliling Mamuju Bakal Masuk Desa, Kejar Penerimaan Pajak

oleh

Mamuju, Mesakada.com — UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Kelas A menginisiasi program Samsat Keliling masuk desa di Kabupaten Mamuju. Program tersebut menjadi langkah untuk mendekatkan pelayanan sekaligus mengakselerasi penerimaan melalui skema Opsen Pajak Daerah.

Inisiatif itu dibahas dalam Rapat Pembahasan Pelayanan Samsat Keliling di Desa-Desa se-Kabupaten Mamuju yang digelar di Kantor Samsat Mamuju, Rabu (26/8/2026).

Rapat tersebut melibatkan Bapenda Kabupaten Mamuju dan Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Mamuju. Kolaborasi lintas pemerintah ini diarahkan agar pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah perdesaan.

Kepala Bapenda Sulbar Abd. Wahab Hasan Sulur mengatakan, penerapan Opsen Pajak membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, termasuk dalam memperluas akses pelayanan.

“Penerapan kebijakan Opsen Pajak membutuhkan kesamaan pandangan dan kerja sama yang erat antara Pemprov dan Pemkab. Melalui kolaborasi program Samsat Keliling hingga ke tingkat desa ini, kita tidak hanya mengoptimalkan penerimaan daerah, tetapi juga memberikan pelayanan pajak yang lebih adil, transparan, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat,” tegas Abd. Wahab.

Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Kelas A, Rosianah M. Nadir mengatakan, layanan Samsat Keliling masuk desa diharapkan menjawab persoalan jarak dan akses yang selama ini menjadi kendala masyarakat di wilayah perdesaan.

“Kebijakan Opsen Pajak memberikan ruang kolaborasi yang sangat besar. Melalui perluasan program Samsat Keliling hingga ke desa-desa, kami ingin memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor tanpa terkendala jarak dan waktu,” ujar Rosianah.

Dengan konsep jemput bola hingga desa, masyarakat tidak perlu selalu datang ke kantor Samsat untuk memenuhi kewajiban pajak kendaraan. Layanan tersebut sekaligus diharapkan mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dan memperluas basis penerimaan daerah.

Selain mendekatkan pelayanan, program ini ditargetkan mampu mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Penerimaan pajak yang optimal dinilai penting dalam mendukung kapasitas fiskal pemerintah daerah dan pembiayaan pembangunan.

Program Samsat Keliling masuk desa tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.