Pasangkayu, Mesakada.com — Rumah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, dibobol maling. Sebanyak 35 gram perhiasan emas dan satu unit mesin air dilaporkan raib.
Rumah tersebut merupakan milik Selvi, ASN yang bertugas di Dinas Perhubungan. Saat dugaan pencurian terjadi, korban diketahui sedang berada di Kota Palopo. Aksi pencurian itu pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WITA, Selasa (8/9/2026).
Seorang karyawan pencucian mobil yang hendak membuang sampah ke bagian belakang lokasi usaha melihat kondisi rumah korban yang tidak seperti biasanya. Kecurigaan tersebut kemudian disampaikan kepada pemilik pencucian mobil dan diteruskan kepada pihak yang berkepentingan.
Sekitar pukul 09.45 WITA, salah seorang saksi mendapat telepon dari korban yang meminta agar kondisi rumah diperiksa. Saat tiba di lokasi, saksi mendapati pintu samping rumah dalam keadaan terbuka. Kondisi bagian dalam rumah juga berantakan.
Sejumlah barang di kamar berserakan, sementara jendela kamar mengalami kerusakan. Polisi menduga jendela tersebut menjadi akses pelaku untuk masuk ke dalam rumah. Dari pemeriksaan awal, korban diketahui kehilangan sejumlah perhiasan emas dengan total berat sekitar 35 gram serta satu unit mesin air. Total kerugian masih dalam proses pendataan.
Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu Bripka Nurman Nurdin bersama personel langsung mendatangi lokasi. Polisi kemudian mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pasangkayu untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Petugas juga memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kondisi rumah sebelum maupun setelah dugaan pencurian. Korban kemudian diarahkan membuat laporan resmi agar proses penyelidikan dapat dilakukan.
Kapolsek Pasangkayu, Iptu Candra Boyke Ombong mengatakan, polisi masih mendukung proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan rumah dalam keadaan aman ketika ditinggalkan. Setiap informasi dari masyarakat sangat berarti bagi kepolisian dalam menjaga keamanan bersama,” ujar Iptu Candra.
Polisi mengingatkan warga agar segera melaporkan kejadian maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Hingga kini, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap pelaku serta memastikan rangkaian dugaan pencurian tersebut. (*)






