Mamuju, Mesakada.com — Pemkab Mamuju menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Mamuju ke-486 tahun. Sejumlah agenda disiapkan sepanjang Juli 2026, mulai dari Expo UMKM, Manakarra Fair, penanaman mangrove, hingga transplantasi terumbu karang di Pulau Karampuang.
Puncak peringatan Hari Jadi Mamuju akan digelar di Kantor Bupati Mamuju melalui upacara dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi juga dijadwalkan kembali bersilaturahmi dengan tiga mantan Bupati Mamuju.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami juga akan bersilaturahmi sekaligus mengundang secara resmi para mantan Bupati Mamuju. Semoga semuanya dapat hadir pada puncak peringatan Hari Jadi Mamuju,” kata Sutinah saat ditemui usai mengikuti Pawai Ta’aruf di Anjungan Manakarra, Minggu (5/7/2026).
Menurut Sutinah, pemerintah sengaja menyusun rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat agar peringatan Hari Jadi Mamuju tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kebersamaan warga.
“Hari ini menjadi event pertama. Setelah ini ada pembukaan UMKM Expo di Rumah Adat Mamuju, kemudian penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang di Pulau Karampuang. Selanjutnya ada Manakarra Fair yang akan dibuka pada 10 Juli di Mall Matos,” jelasnya.
Salah satu agenda yang telah terlaksana adalah Pawai Ta’aruf dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 3.890 peserta. Peserta berasal dari 51 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 30 majelis taklim, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, hingga untuk pertama kalinya diikuti Bhayangkari Cabang Mamuju.
“Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Mamuju sekaligus Tahun Baru Islam, alhamdulillah antusiasme masyarakat mengikuti Pawai Ta’aruf sangat luar biasa. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih meriah lagi. Kita juga berharap di tahun baru Islam ini Mamuju semakin baik dan semakin maju,” tutupnya. (ajs)





