Polman, Mesakada.com — Puskesmas Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), akhirnya menyampaikan permohonan maaf setelah pelayanan mereka ramai menjadi sorotan dan perbincangan masyarakat di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Sorotan publik muncul setelah adanya keluhan warga terkait pelayanan di puskesmas yang dinilai belum maksimal. Kritik tersebut memicu berbagai tanggapan masyarakat dan menjadi perhatian luas di media sosial.
Kepala Puskesmas Campalagian, Yusnani, menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga pasien atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami keluarga besar Puskesmas Campalagian menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pasien dan keluarga pasien atas ketidaknyamanan serta pelayanan yang dirasakan belum optimal,” ujar Yusnani, KJumat (22/5/2026).
Ia mengatakan pihaknya memahami setiap pasien membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan penuh empati. Karena itu, pihak puskesmas menyesalkan apabila terdapat sikap, komunikasi, maupun penanganan yang menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.
Menurut Yusnani, kritik dan masukan yang ramai disampaikan masyarakat menjadi bahan evaluasi penting bagi pihaknya untuk melakukan pembenahan pelayanan kesehatan.
Saat ini, Puskesmas Campalagian juga disebut tengah melakukan penelusuran internal terhadap kejadian yang menjadi perhatian publik tersebut.
Selain itu, sejumlah langkah pembenahan akan dilakukan, mulai dari evaluasi kinerja petugas, peningkatan etika dan komunikasi pelayanan, perbaikan sistem dan prosedur penanganan pasien, penguatan koordinasi rujukan dan penggunaan ambulans, hingga peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan.
“Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, humanis, profesional, dan responsif kepada seluruh masyarakat,” katanya.
Pihak Puskesmas Campalagian juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan perhatian, kritik, dan masukan. Mereka berharap polemik yang terjadi dapat menjadi pembelajaran bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ke depan. (*)





