Praktik Uang Pelicin Bangun Dapur MBG di Polman Terkuak, Mahar Rp 50 Juta

oleh
Ilustrasi

Namun, pada 16 Juni 2025 pukul 09.14 WITA, Firman kembali menghubungi Rahmat melalui pesan WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, Firman justru menyarankan agar titik dapur yang telah diverifikasi itu dijual kepada pihak lain yang berminat membangun SPPG.

“Atas rangkaian kejadian tersebut, saya mengaku awalnya tidak berniat melaporkan yang bersangkutan karena berharap ada itikad baik untuk berbenah. Namun, hingga saat ini tidak ada perubahan, sehingga say memutuskan untuk melaporkan oknum Korwil tersebut,” kata Rahmat dalam dokumen laporannya ke BGN, dengan tanggal 24 Oktpber 2025.

Pelapor menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik program BGN serta berpotensi merusak kepercayaan masyarakat. Ia pun meminta agar pihak terkait segera melakukan investigasi, menonaktifkan yang bersangkutan dari jabatan Korwil Polman, serta memberhentikannya secara resmi.

Kasus ini menjadi perhatian karena membuka dugaan adanya praktik penyalahgunaan kewenangan dalam proses verifikasi program pemerintah di daerah, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dan penetapan titik dapur SPPG. (ajs)

No More Posts Available.

No more pages to load.