Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Mamasa, Korban Nihil

oleh

Mamasa, Mesakada.com — Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa dua rumah warga di Dusun Lombok, Desa Orobua, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. 

Pohon tersebut tumbang akibat angin kencang tang terjadi sekira pukul 22.15 wita, Sabtu (13/6/2026). Akibat kejadian tersebut, satu rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah lainnya rusak sedang. Pohon tumbang juga sempat menutup akses Jalan Poros Tawalian-Sesenapadang.

Kapolsek Mamasa, Iptu Ana Yudi Hayato, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh penghuni rumah sedang berada di tempat lain saat kejadian berlangsung.

“Korban jiwa nihil. Namun, kerugian materiil cukup signifikan mengingat dua unit rumah tertimpa pohon,” kata Iptu Ana Yudi.

Dua rumah yang terdampak diketahui milik Marempang (83), seorang ibu rumah tangga, dan Yermia (50), seorang karyawan honorer. Rumah Marempang mengalami kerusakan berat, sementara rumah Yermia mengalami kerusakan sedang.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lokasi, pohon yang tumbang diduga roboh akibat faktor usia yang sudah tua dan lapuk. Tidak ditemukan indikasi cuaca ekstrem seperti hujan deras maupun angin kencang saat kejadian.

Selain merusak rumah warga, pohon tersebut juga menimpa jaringan listrik milik PLN sehingga menyebabkan pemadaman sementara di wilayah Kecamatan Sesenapadang. Pemadaman dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan perbaikan jaringan yang terdampak.

Personel Polsek Mamasa langsung melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Mamasa, PLN, Dinas Sosial, dan Pemerintah Desa Orobua untuk penanganan di lokasi kejadian.

Hingga Minggu (14/6/2026), material pohon yang menutup badan jalan telah berhasil dievakuasi. Jalur Poros Tawalian-Sesenapadang kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, sembilan penghuni dari dua rumah yang terdampak untuk sementara mengungsi dan tinggal di rumah kerabat mereka di Desa Orobua sambil menunggu bantuan dan penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.