Perpani Sulbar Kirim 9 Atlet ke Kejurnas Panahan di Kudus, Targetkan Raih Medali 

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sulbar mengirimkan sembilan atlet terbaik untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 MilkLife Archery Challenge yang akan berlangsung di Super Soccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 21–29 Juli 2026. Kejurnas tersebut mempertandingkan divisi recurve, compound, dan nasional untuk berbagai kelompok usia sebagai bagian dari pembinaan atlet muda Indonesia. 

Ajang ini diperkirakan diikuti ratusan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia sekaligus menjadi wadah pencarian bibit atlet yang diproyeksikan memperkuat Indonesia pada kejuaraan internasional di masa mendatang.

Sembilan atlet yang mewakili Sulbar yakni Hazwan Hanif (Recurve U-15 Putra), Muh Afkar Abyan (Recurve U-13 Putra), Sheza Talita Alie (Recurve U-13 Putri), Rezky Ramdani Muchsin (Compound U-15), Kadek Andika (Compound U-15 Putra), Arsyakayla Fatia Fahlan (Nasional U-10 Putri), Abrar Zaflan Zandao Muchsin (Nasional U-10 Putra), Muh Aydin Al Fariz HJ (Nasional U-10 Putra), dan Nitizya Rabbaniyah Samad (Nasional U-15 Putri).

Ketua Perpani Sulbar, Haluddin mengatakan, seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi yang telah dilakukan melalui kejuaraan sebelumnya, termasuk pada ajang Gubernur Cup 2026

“Yang pertama kami adakan seleksi, sudah dilaksanakan kemarin saat Gubernur Cup. Dari hasil itu kami memutuskan sembilan atlet yang diberangkatkan mengikuti Kejurnas ini,” kata Haluddin, saat melepas atlet Sulbar, Kamis (17/7/2026).

Ia berharap, seluruh atlet mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali untuk Sulbar. Menurutnya, para atlet juga telah menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan nasional.

“Mereka sudah melakukan TC di PPLP untuk persiapan sebelum berangkat. Target kami bisa meraih lima medali dari sembilan atlet yang dikirim. Kalau bisa tentu kami berharap semuanya mendapat medali, tetapi secara realistis target kami lima medali karena kesiapan atlet sudah cukup matang,” ujarnya.

Haluddin juga berpesan agar seluruh atlet menjaga semangat dan komitmen selama bertanding demi membawa nama baik Sulbar.

“Saya berpesan kepada atlet agar bertanding sebagai atlet yang tangguh dan membangun komitmen yang tinggi untuk memajukan Perpani Sulawesi Barat,” ucapnya.

Sementara itu, Pelatih Kontingen Sulbar, Fahdi Fahlan menyebutkan, seluruh atlet telah menjalani program latihan intensif sebelum bertolak ke Kudus.

“Kami telah mempersiapkan atlet dengan program latihan yang terukur. Kejurnas ini menjadi kesempatan penting bagi mereka untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level nasional. Kami berharap seluruh atlet mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Sulbar,” kata Fahdi.

Ia menjelaskan pemusatan latihan berlangsung selama sepekan dengan fokus pada seluruh nomor yang diikuti, yakni divisi compound, recurve, dan nasional (standar bow).

“Di divisi compound kami menurunkan dua atlet putra U-15. Untuk recurve ada atlet putra U-15, sedangkan di standar bow kami mengikuti kelompok usia 10 tahun, 13 tahun, dan 15 tahun,” jelasnya.

Berdasarkan hasil Gubernur Cup, Fahdi menilai peluang terbesar Sulawesi Barat berada di nomor Compound U-15 putra, Recurve U-15, serta divisi nasional kelompok usia 10 dan 13 tahun.

Meski demikian, ia mengakui persaingan di Kejurnas akan berlangsung ketat, terutama menghadapi daerah-daerah yang selama ini menjadi kekuatan utama panahan nasional.

“Kalau di Perpani, yang paling kuat itu Yogyakarta dan Jawa Timur. Mereka akan menjadi saingan berat bagi Sulawesi Barat,” ungkapnya.

Fahdi menambahkan, dengan waktu persiapan yang relatif singkat dibandingkan provinsi lain yang telah melakukan latihan selama berbulan-bulan, pihaknya lebih menekankan agar para atlet mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Persiapan kami di sini hanya satu minggu, sedangkan provinsi lain sudah berbulan-bulan. Karena itu target utama kami adalah anak-anak bisa tampil maksimal. Kalau mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, kami optimistis hasil yang baik akan mengikuti,” tutupnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.