Mamuju, Mesakada.com – Manakarra Fair 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan dan pameran, tetapi juga menjadi ajang promosi kekayaan kuliner serta budaya khas Sulbar.
Pelaksana Manakarra Fair 2026, Veronica Wijaya mengatakan, pengunjung akan disuguhkan berbagai makanan tradisional melalui booth khusus kuliner lokal. Beragam hidangan khas Sulbar dan Mamuju akan tersedia, di antaranya gogos kambu khas Mandar, jepa, bau peapi, paso-paso, aneka bolu Mandar, hingga tetu.
Menurut Veronica, kehadiran booth tersebut bertujuan memperkenalkan cita rasa khas daerah kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku kuliner lokal untuk mempromosikan produknya.
“Pengunjung bisa menikmati berbagai makanan lokal khas Sulawesi Barat yang kami hadirkan selama pelaksanaan Manakarra Fair,” ujarnya.
Tak hanya itu, pada seremoni pembukaan, Manakarra Fair 2026 juga akan menampilkan pertunjukan tari kolosal bertema Kande-Kande Mamuju yang dibawakan Sanggar Bura’sarampa.
Tarian tersebut terdiri atas tiga sekuen yang mengangkat tradisi masyarakat Mamuju dalam menyambut dan menjamu tamu. Melalui pertunjukan itu, penonton akan diperlihatkan berbagai makanan khas yang biasa disajikan ketika menerima tamu di rumah sebagai bagian dari budaya masyarakat Mamuju.
Selain mengangkat kuliner, Manakarra Fair 2026 juga menjadi wadah pelestarian wastra Sulbar. Pengunjung dapat menyaksikan showcase kain tenun khas Sulbar, termasuk tenun Sekomandi, sebagai upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya daerah. (ajs)





