Mamuju, Mesakada.com — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Instalasi Farmasi melaksanakan penyediaan dan distribusi logistik Program Tuberkulosis (TBC) ke seluruh kabupaten di Sulbar.
Kegiatan ini difokuskan untuk memastikan distribusi logistik TBC berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga jejaring layanan TBC, tidak mengalami kekosongan logistik.
Logistik yang didistribusikan meliputi obat TBC lini pertama dan lini kedua, serta logistik pendukung non-OAT, yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kabupaten. Distribusi dilakukan berdasarkan perencanaan kebutuhan program agar layanan TBC dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kelancaran distribusi menjadi kunci keberhasilan penanggulangan TBC.
“Kami memastikan distribusi obat dan logistik TBC ke seluruh kabupaten berjalan tepat waktu. Tidak boleh ada kekosongan, karena pengobatan pasien harus berlangsung tanpa hambatan,” tegasnya.
Melalui distribusi logistik yang terkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, Dinkes Sulbar berharap layanan TBC di seluruh wilayah dapat berjalan efektif dan berkesinambungan, sebagai bagian dari upaya menuju eliminasi TBC di Sulbar. (*)







