Mamasa, Mesakada.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menindaklanjuti ambruknya jembatan utama pada ruas Poros Matangnga–Keppe di Desa Botteng, Kabupaten Mamasa.
Peristiwa yang sempat mengakibatkan tiga desa terisolir tersebut langsung mendapat perhatian dan penanganan darurat di lapangan. Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, memberi arahan kepada Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan untuk melakukan langkah taktis dalam perbaikan ini.
Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan percepatan penanganan berjalan efektif. Langkah cepat ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pembangunan infrastruktur yang responsif, berkeadilan, serta tata kelola pemerintahan yang melayani masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin menyampaikan bahwa penanganan darurat telah dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.
“Alhamdulillah, penanganan darurat telah kami lakukan bersama Pemerintah Kabupaten Mamasa. Kolaborasi kami dengan menerjunkan langsung alat berat ke lokasi telah dilakukan. Menjadi semangat kami, karena kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Mamasa ada untuk memastikan akses masyarakat dapat segera difungsikan kembali,” kata Surya Yuliawan, Senin 23 Februari 2026.
Langkah darurat yang dilakukan meliputi pembersihan material runtuhan, penyiapan akses sementara, serta koordinasi teknis untuk solusi penanganan lanjutan agar konektivitas wilayah kembali normal.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga konektivitas antarwilayah, terutama pada jalur strategis yang menjadi urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci percepatan respons dalam situasi kebencanaan infrastruktur. Ke depan, Dinas PUPR Sulbar akan melakukan evaluasi teknis menyeluruh untuk menentukan penanganan permanen, sehingga infrastruktur yang dibangun lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan. (rls)





