Pasangkayu, Mesakada.com – Bus rute Kabupaten Pinrang – Kota Palu, masuk ke jurang di Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Bukit Harapan, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu baut roda kendaraan yang longgar hingga terlepas saat bus sedang melaju.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh personel Satlantas Polres Pasangkayu, bus yang dikemudikan Sapri sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Pinrang menuju Kota Palu. Saat melintas di lokasi kejadian, baut roda diduga mendadak longgar lalu terlepas sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan sulit dikendalikan.
Akibat kerusakan pada roda tersebut, bus keluar dari badan jalan dan terperosok ke jurang di sisi kiri jalan. Polisi menduga kecelakaan dipicu oleh gangguan teknis pada kendaraan, meski penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Satlantas Polres Pasangkayu langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, olah TKP, serta meminta keterangan dari pengemudi dan saksi-saksi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasangkayu, Ipda Muh. Sukri, mengatakan hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan baut roda yang longgar hingga terlepas sebagai penyebab bus kehilangan kendali.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi, khususnya angkutan umum maupun angkutan barang, agar selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan sebelum berangkat. Pastikan baut roda, sistem pengereman, ban, serta komponen penting lainnya dalam kondisi baik dan layak jalan,” kata Ipda Sukri, Kamis (9/7/2026).
Ia menambahkan, pemeriksaan kondisi baut roda dan komponen vital kendaraan secara berkala merupakan langkah penting untuk mencegah kecelakaan akibat kerusakan teknis. Satlantas Polres Pasangkayu juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan. (*)






