Mamasa, Mesakada.com – Bupati Mamasa Welem Sambolangi melayat ke rumah keorgan tenggelam dalam musibah yang terjadi saat kegiatan Pramuka di Kecamatan Messawa. Kunjungan tersebut berlangsung di Desa Panetean, Kecamatan Aralle, Sabtu (15/8/2026), sebagai bentuk duka cita Pemerintah Kabupaten Mamasa atas musibah yang menimpa peserta jambore.
Welem hadir bersama Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, Ketua DPRD Mamasa Agum Syaputra, Wakil Ketua I DPRD Mamasa Nasruddin Gazma, Wakil Ketua II DPRD Mamasa Arwin Rahman Tona, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa Yohanis, serta sejumlah rombongan lainnya.
Dalam ungkapan belasungkawanya, Welem menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam kepada keluarga Sifa yang meninggal akibat tenggelam di sungai. Sifa merupakan siswa Kelas V, SDN 001 Messawa.
“Atas nama pemerintah kabupaten Mamasa menyampaikan turut berdukacita yang sanga mendalam bersama segenap keluarga atas musibah yang terjadi kepada anak kekasi kita sifah,” ujar Welem.
Welem juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga atas musibah tersebut. Pemkab Mamasa melalui Dinas Pendidikan juga menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban.
Welem mengajak seluruh keluarga menghadapi situasi ini dengan kepala dingin dan mengedepankan rasa kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan yang muncul.
“Atas nama pemerintah kabupaten Mamasa juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang menimpah anak kekasih sifah dan keluarga besar, juga kami mengajak kepada segenap keluarga besar untuk menghadapi musibah ini dengan kepala dingin dan menyelesaikan permasalahan ini dengan rasa kekeluargaan,” pungkas Welem.
Menurutnya, keterlibatan keluarga sangat dibutuhkan dalam proses penyelesaian persoalan tersebut. Hal itu dinilai penting untuk menjaga kondusifitas di tengah munculnya berbagai isu yang dianggap tidak bersahabat setelah musibah terjadi. (*)





