Mamuju, Mesakada.com — Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mengakui masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Sejumlah janji kampanye yang belum terealisasi menjadi pekerjaan yang masih terus dikejar Pemkab Mamuju.
Sutinah mengatakan, meski masih terdapat sejumlah program yang belum terlaksana, pemerintahannya telah berupaya melakukan intervensi di berbagai sektor selama masa kepemimpinannya.
“Masih banyak PR, janji kampanye kami yang masih ada belum terlaksana. Tapi overall di semua sektor, kita intervensi semua,” kata Sutinah, Senin (17/8/2026).
Ia menyebut sektor infrastruktur menjadi salah satu bidang yang terus mendapat perhatian. Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Mamuju tetap melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan, baik di wilayah perkotaan maupun di kecamatan.
Menurutnya, intervensi juga dilakukan pada sektor pertanian dan perikanan melalui pemberian bantuan kepada masyarakat. Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga terus diberikan untuk mendorong perekonomian masyarakat.
Di bidang kesehatan, Sutinah menegaskan Pemkab Mamuju tetap mempertahankan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).
“Di sektor kesehatan juga, BPJS Kesehatan kita berikan seluruh masyarakat. Kita pertahankan UHC, 98 persen masyarakat Mamuju di-cover BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Selain jaminan kesehatan, Pemkab Mamuju juga secara rutin mengalokasikan bantuan ambulans untuk desa-desa. Program tersebut disebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan.
“Ambulans di desa-desa juga setiap tahun kita komitmen memberikan ke desa-desa,” tuturnya. (*)





