Mamasa, Mesakada.com – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi membuka Sidang Majelis Sinode Am (SMSA) XXI Gereja Toraja Mamasa di Jemaat Maranatha Balla Kalua’, Klasis Balla Satto, Senin (20/7/2026).
Sidang yang digelar lima tahun sekali tersebut merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di lingkungan Sinode Gereja Toraja Mamasa. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, perwakilan dari 74 klasis, serta tamu undangan lainnya.
Sidang Majelis Sinode AM XXI diikuti sebanyak 353 peserta yang terdiri atas utusan dan peninjau. Selama persidangan, peserta akan membahas berbagai agenda strategis terkait pelayanan dan arah kebijakan gereja untuk lima tahun ke depan.
Secara umum, Sidang Majelis Sinode AM merupakan forum tertinggi gereja yang bertujuan mengevaluasi pelayanan, menetapkan arah strategis dan program kerja, memperkuat persekutuan, serta meneguhkan tata gereja.
Sidang ini juga menjadi wadah untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan sekaligus merumuskan keputusan bersama demi kemajuan pelayanan Gereja Toraja Mamasa.
Ketua Panitia Pelaksana, Yusuf Rahmat, menyampaikan komitmen seluruh panitia untuk memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan sidang berlangsung.
“Kami selaku tuan rumah dan panitia pelaksana kegiatan ini berkomitmen untuk terus melakukan pelayanan semaksimal mungkin selama kegiatan ini berlangsung,” ujar Yusuf Rahmat.
Melalui penyelenggaraan Sidang Majelis Sinode AM XXI ini, diharapkan lahir berbagai keputusan strategis yang mampu memperkuat pelayanan Gereja Toraja Mamasa sekaligus menjawab tantangan pelayanan di tengah perkembangan masyarakat. (*)






