Mamasa, Mesakada– Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulbar.
Penghentian ini dilakukan untuk evaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah ditemukan belatung dalam omprengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Uhaidao. Kasus tersebut sempat viral di media sosial pekan lalu.
Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan, menyebut insiden ini sebagai peringatan serius bagi seluruh pengelola dapur MBG di daerah tersebut.
“Ini menjadi alarm keras. Kami minta seluruh pengelola dapur mengedepankan mutu layanan, termasuk kualitas makanan yang disajikan sesuai standar BGN,” ujar Syahrul dalam konferensi pers di Mambi, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan, setiap SPPG wajib konsisten menjaga kualitas mulai dari pengolahan, pengemasan hingga distribusi makanan ke penerima manfaat.
Syahrul juga memperingatkan, sanksi tegas akan diberikan jika kejadian serupa terulang.
“Kalau ini terjadi lagi, kami tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas,” tegasnya.
Ke depan, pihaknya bersama Tim Satgas Kabupaten akan memperketat pengawasan di seluruh SPPG, mulai dari bahan baku hingga proses produksi.
“Pengawasan ini bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan makanan yang disalurkan tetap bermutu, higienis, dan layak konsumsi,” tutupnya. (*)







