524 Calon Penerima Beasiswa Pemprov Sulbar Ikuti Pembekalan 2026

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Sebanyak 524 calon penerima beasiswa Pemprov Sulbar 2026 mengikuti pembekalan secara daring melalui Zoom Meeting. Pembekalan ini menjadi bagian dari tahapan pelaksanaan program beasiswa untuk memastikan seluruh calon penerima memahami hak dan kewajiban, persyaratan administrasi, mekanisme pemberkasan hingga proses pencairan dana.

Kegiatan diawali pengarahan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sulbar, Murdanil, kemudian dilanjutkan penjelasan teknis oleh Tim Beasiswa serta sesi tanya jawab bersama para mahasiswa.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menegaskan bahwa program beasiswa merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, beasiswa tidak sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Sulbar yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi daerah.

“Beasiswa ini adalah investasi kita untuk membangun sumber daya manusia Sulawesi Barat. Karena itu, saya berharap para penerima memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan ilmu, kompetensi dan prestasi,” kata SDK, Sabtu (15/8/2026).

Ia juga berpesan agar penerima beasiswa menjaga integritas, disiplin menyelesaikan pendidikan, serta membawa nama baik Sulawesi Barat.

“Saya ingin anak-anak Sulbar yang mendapatkan beasiswa ini tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki kemampuan, karakter dan kepedulian untuk ikut membangun daerah,” lanjutnya.

SDK menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kualitas SDM sebagai bagian penting dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang lebih maju dan berdaya saing. Sementara itu, Murdanil mengatakan pembekalan dilakukan untuk menyamakan pemahaman seluruh calon penerima mengenai tahapan administrasi dan teknis pencairan beasiswa.

“Pembekalan ini penting agar seluruh calon penerima memahami dengan baik persyaratan, mekanisme pemberkasan dan tahapan pencairan. Kami ingin proses ini berjalan tertib, transparan dan akuntabel,” ujar Murdanil.

Setelah pembekalan, calon penerima diberikan waktu satu bulan untuk melengkapi seluruh dokumen persyaratan pencairan.

“Kami memberikan waktu satu bulan kepada seluruh calon penerima untuk melengkapi dan menyampaikan dokumen persyaratan. Kami berharap waktu yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga tidak ada keterlambatan akibat dokumen yang belum lengkap,” jelasnya.

Tim Beasiswa kemudian menjelaskan dokumen yang harus disiapkan, tata cara pemberkasan, proses verifikasi hingga tahapan pencairan dana. Para mahasiswa juga diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan terkait teknis pelaksanaan program, khususnya mengenai kelengkapan dokumen dan mekanisme pencairan.

Murdanil menambahkan, pihaknya akan terus memberikan pendampingan dan informasi kepada calon penerima selama proses pemberkasan.

“Kami berharap seluruh mahasiswa mengikuti tahapan ini dengan baik. Jangan menunggu sampai batas waktu berakhir untuk melengkapi dokumen. Jika ada hal yang belum jelas, silakan dikomunikasikan dengan Tim Beasiswa agar dapat segera diberikan penjelasan,” pungkasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.