14 Tim Sepak Takraw Sulselbar Ikuti Bupati Cup II di Mamasa

oleh
Screenshot

Mamasa, Mesakada.com – Turnamen Sepak Takraw Bupati Cup II Tahun 2026 resmi bergulir di Kabupaten Mamasa dengan diikuti 14 tim yang diperkuat atlet-atlet berpengalaman dari Sulawesi Barat (Sulbar) hingga Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Ketua Panitia, Muh Namri, mengatakan peserta yang berlaga dalam turnamen tersebut mayoritas merupakan atlet yang pernah tampil di ajang nasional maupun liga sepak takraw.

“Bupati Cup II tahun 2026 ini diikuti 14 tim yang melibatkan atlet se-Sulbar. Rata-rata atlet yang berlaga merupakan atlet yang pernah tampil di tingkat nasional dan liga,” kata Muh Namri.

Untuk menjamin kualitas pertandingan, panitia menghadirkan 10 wasit berlisensi, termasuk beberapa wasit nasional.

Turnamen dijadwalkan berlangsung pada 1–6 Juni 2026. Panitia juga telah menyiapkan lapangan alternatif apabila cuaca buruk menyebabkan lapangan utama tidak dapat digunakan.

“Jika lapangan saat ini basah karena hujan, pertandingan akan dipindahkan ke semi GOR yang berada di kawasan lapangan tenis,” ujarnya.

Selain itu, panitia juga menyiapkan tim kesehatan dan pengamanan dari Polres Mamasa guna mendukung kelancaran jalannya turnamen.

Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan atlet daerah dan nasional.

“Kita bersyukur turnamen ini diikuti atlet nasional dan daerah. Ada juga peserta yang datang dari Sulawesi Selatan. Kita berharap kegiatan ini menjadi ajang pembinaan atlet-atlet lokal Mamasa sekaligus atlet nasional, khususnya di Sulawesi Barat,” kata Welem usai membuka turnamen secara resmi.

Menurutnya, Bupati Cup II juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan aktivitas UMKM dan sektor pariwisata di Mamasa.

Ia menegaskan kesiapan Kabupaten Mamasa apabila dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan sepak takraw yang lebih besar, baik tingkat Sulbar, Porprov, maupun nasional.

“Kami bersama pengurus KONI siap jika PSTI Sulbar maupun KONI Sulbar mempercayakan Mamasa menjadi tuan rumah event yang lebih besar,” ujarnya.

Welem menilai sepak takraw merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak peminat di Mamasa. Karena itu, penyelenggaraan event semacam ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasinya.

Welem mengajak seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung untuk menjaga keamanan serta menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Jadikan ini ajang pembinaan atlet. Jaga keamanan, jaga situasi yang kondusif, dan junjung tinggi sportivitas,” pungkasnya. (iki/ajs)

No More Posts Available.

No more pages to load.