Mamasa, Mesakada.com — Seorang warga bernama Nannan D menjadi korban penganiayaan di SPBU Lambanan, Kabupaten Mamasa, sekitar pukul 22.00 WITA, Senin (24/8/2026). Nannan dianiaya setelah melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda duanya di SPBU tersebut.
Saat ditemui, Nannan masih enggan memberikan keterangan secara rinci terkait kronologi kejadian. Ia mengaku masih merasakan sakit pada bagian kepala akibat luka yang dialaminya. Nannan hanya menyampaikan bahwa dirinya diduga dianiaya menggunakan kunci oleh pelaku.
Akibat kejadian tersebut, Nannan mengalami luka pada bagian kepala dan harus mendapat penanganan medis. Ia menjalani perawatan di Puskesmas Mamasa dan menerima sebanyak 20 jahitan pada bagian kepalanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, terduga pelaku disebut merupakan seorang karyawan keamanan yang bekerja di SPBU Lambanan.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti kronologi maupun penyebab terjadinya dugaan penganiayaan tersebut.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta memastikan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian dan informasi lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan. (*)






