Jakarta, Mesakada.com — Perubahan geopolitik dunia tak hanya menjadi perhatian pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerja sama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pun sarasehan bertajuk Perubahan Geopolitik Dunia dalam Peluang Menuju Indonesia Raya. Agenda tersebut dilaksanakan di Gedung Nusantara IV, MPR RI, Selasa 20 Maret.
Sebanyak 38 gubernur dan ketua DPRD Provinsi se Indonesia hadir pada agenda tersebut. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Syamsul Samad menegaskan pentingnya sinergi nasional dan daerah dalam menghadapi tantangan global.
Syamsul Samad menyampaikan, bahwa perubahan geopolitik global menuntut kesiapan seluruh elemen pemerintahan, termasuk daerah. Dinamika global dapat berdampak langsung pada kondisi ekonomi dan politik nasional maupun regional.
“Pemprov Sulbar memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat kebangsaan dan memperkuat nilai Pancasila. Termasuk strategi menyikapi perubahan geopolitik dunia terkait program daerah. Saya kira DPRD bersama gubernur punya komitmen yang sama untuk itu,” tegas Syamsul.
Ia juga menekankan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan di tengah derasnya arus globalisasi dan pergeseran nilai-nilai sosial. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
“Nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sangat relevan dengan semangat yang diusung Provinsi Sulawesi Barat. Di sana ada penekanan tentang pentingnya kebersamaan dan jiwa gotong royong dalam membangun daerah,” ujarnya.
Sarasehan ini menjadi ruang strategis mempertemukan pandangan pusat dan daerah dalam membumikan ideologi Pancasila di tengah perubahan global yang terus bergerak cepat. (*)





