Mamuju, Mesakada.com – Seorang siswi SMP di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulbar, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga pelajar perempuan tingkat SMA, Kamis (7/5/2026).
Menurut keterangan keluarga korban, peristiwa tersebut terjadi di jalan poros Salutiwo–Pabettengan saat korban hendak menuju sekolah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden itu diduga dipicu saling ejek antara dua kelompok remaja perempuan di media sosial.
Korban awalnya diduga membuat unggahan di media sosial yang menyinggung salah satu pelaku. Merasa tersinggung, pelaku bersama dua rekannya diduga merencanakan untuk melabrak korban.
“Ada voice note dan percakapan mereka di grup WhatsApp, mereka memang sudah merencanakan pengeroyokan itu,” ujar pihak keluarga korban.
Selanjutnya, tiga pelajar SMA tersebut diduga menunggu korban di jalan sebelum akhirnya melakukan pengeroyokan. Korban disebut dikeroyok di hadapan sejumlah rekan dari kedua kelompok. Mirisnya, para pelajar yang berada di lokasi justru menyoraki perkelahian tersebut dan tidak berupaya melerai.
Pihak keluarga korban menyatakan akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.
“Besok kami laporkan kejadian ini,” ujar keluarga korban.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun sekolah terkait insiden tersebut. (*)






