Tinambung, Mesakada.com — Seorang nelayan bernama Abdul Jalil (49) diterkam buaya saat mengikat perahunya di muara Sungai Mandar, Dusun Ga’de, Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 20.30 WITA.
Korban sempat ditarik ke dalam air sebanyak dua kali sebelum akhirnya berhasil diselamatkan rekannya, Mansur (44), yang memukul kepala buaya menggunakan dayung perahu.
Akibat serangan tersebut, Abdul Jalil mengalami sejumlah luka robek di bagian lengan kiri, bahu kiri, pipi kanan, serta punggung sebelah kiri. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Tinambung untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Tinambung, AKP Ramli menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban bersama Mansur baru saja kembali dari melaut dan hendak menambatkan perahu di pinggiran Sungai Mandar.
Saat itu, Abdul Jalil turun ke sungai dengan kedalaman air di atas pusar untuk memperbaiki posisi sekaligus mengikat perahunya. Namun, ketika sedang mengikat perahu, seekor buaya tiba-tiba muncul dari arah kiri dan langsung menerkam tubuh korban.
“Korban sedang mengikat perahu, secara tiba-tiba dia langsung diterkam buaya dari arah sebelah kiri yang mana kedatangan buaya tersebut sama sekali tidak diprediksi oleh korban maupun saksi,” terang Ramli, Rabu (28/10/2026).
Korban sempat berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya. Namun, kuatnya gigitan hewan tersebut membuat Abdul Jalil kesulitan menyelamatkan diri. Bahkan, buaya itu sempat menyeret korban ke dalam air sebanyak dua kali hingga tubuhnya tenggelam.
“Buaya tersebut sempat menarik korban ke dasar pinggiran sungai sebanyak dua kali sehingga korban ikut tertarik dan tenggelam,” jelasnya.
Melihat rekannya diterkam buaya, Mansur langsung berteriak meminta pertolongan. Namun, tidak ada warga sekitar yang datang membantu. Ketika korban kembali muncul ke permukaan air untuk kedua kalinya, Mansur mengambil dayung yang berada di tangannya dan mengayunkannya ke arah buaya.
Pukulan tersebut mengenai bagian kepala buaya hingga gigitannya terlepas dari tubuh korban. Buaya kemudian berenang menjauh ke dalam sungai. Mansur selanjutnya turun ke pinggiran sungai untuk menyelamatkan Abdul Jalil dan membawanya pulang ke rumah.
Sementara itu, istri korban, Sukira (40), mengaku sedang memasak di dapur ketika Mansur tiba-tiba datang membawa suaminya dalam kondisi berlumuran darah.
Mansur kemudian memberitahukan bahwa Abdul Jalil baru saja diserang buaya saat memperbaiki posisi dan mengikat perahu di pinggiran sungai. Mengetahui kejadian tersebut, Sukira bersama Mansur segera membawa korban ke Puskesmas Tinambung untuk mendapatkan pertolongan medis.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Abdul Jalil mengalami luka robek pada lengan kiri, bahu kiri, pipi kanan, dan punggung sebelah kiri akibat serangan buaya tersebut.
Warga setempat menyebut kemunculan buaya di sekitar lokasi kejadian bukan kali pertama terjadi. Hewan predator tersebut dilaporkan sudah beberapa kali terlihat di kawasan muara Sungai Mandar. (ifn/ajs)





