Polewali, Mesakada.com — Satpol PP Polman menyisir sejumlah penjual bensin eceran di tiga kecamatan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat, Senin (26/10/2026). Tiga kecamatan yang menjadi sasaran pengawasan yakni Wonomulyo, Mapilli, dan Luyo. Petugas mendatangi sejumlah titik penjualan bensin eceran untuk memantau harga sekaligus mengingatkan pedagang agar tidak menjual dengan harga berlebihan.
Sekretaris Satpol PP Polman, Andi Saggap R mengatakan, pengawasan tersebut merupakan langkah preventif pemerintah daerah untuk menjaga kewajaran harga bensin eceran di tengah masyarakat.
“Kegiatan pengawasan ini merupakan langkah preventif kami untuk memastikan harga peredaran bensin eceran di masyarakat tetap stabil. Kegiatan pengawasan ini akan terus berlanjut ke seluruh wilayah. Kami sangat berharap kerja sama dari para penjual bensin eceran agar menjual dengan harga normal dan tidak memberatkan warga,” ujar Andi Saggap.
Menurutnya, pengawasan dilakukan melalui pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan langsung kepada pedagang. Langkah ini diharapkan dapat mencegah penetapan harga yang tidak wajar dan berpotensi membebani konsumen.
Selain memantau harga, personel Satpol PP juga mengingatkan pedagang agar menjalankan aktivitas perdagangan secara tertib dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.
Satpol PP Polman berencana melanjutkan pengawasan serupa ke kecamatan lain. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban perdagangan dan melindungi kepentingan masyarakat.
Pemerintah daerah berharap para penjual bensin eceran dapat bekerja sama menjaga kewajaran harga agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM tanpa terbebani harga yang berlebihan. (*)





