Karossa, Mesakada.com – Pemerintah Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, menjadikan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai program prioritas desa dalam upaya menekan angka stunting. Melalui layanan kesehatan rutin dan pemenuhan gizi, pemerintah desa berharap dapat melahirkan generasi yang lebih sehat sejak dalam kandungan.
Kepala Desa Salubiro, Maljumar, mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam percepatan penanganan stunting.
“Pelayanan Posyandu dan penanganan stunting telah menjadi prioritas program kami di Desa Salubiro. Kami berkomitmen mendukung program pemerintah kabupaten agar kasus stunting dapat ditekan,” kata Maljumar, Jumat (10/7/2026).
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) secara rutin setiap bulan. Saat ini terdapat 13 ibu hamil dan ibu menyusui yang menjadi sasaran utama program tersebut.
Paket PMT yang diberikan terdiri dari bahan pangan bergizi, seperti ikan segar, sayuran, tahu, tempe, susu, serta berbagai sumber protein dan nutrisi lainnya. Menu makanan juga dibuat bergantian setiap bulan agar lebih bervariasi, namun tetap memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.
Menurut Maljumar, pemenuhan gizi selama masa kehamilan menjadi perhatian utama karena berpengaruh langsung terhadap tumbuh kembang janin dan menjadi salah satu langkah pencegahan stunting sejak dini.
Selain ibu hamil, program tersebut juga menyasar bayi dan balita yang telah memasuki fase Makanan Pendamping ASI (MPASI). Pemerintah desa memastikan kebutuhan gizi anak terus dipantau melalui kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara berkala.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dengan Puskesmas setempat. Tenaga kesehatan berperan dalam menentukan jenis makanan tambahan yang sesuai, sekaligus memantau pertumbuhan balita dan memberikan edukasi kepada para orang tua.
Dengan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan tenaga kesehatan, Desa Salubiro optimistis mampu menekan angka stunting sekaligus menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. (*)







