Mamuju, Mesakada.com – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Super Sun di sejumlah pulau di Kecamatan Balabalakang, Kabupaten Mamuju, menjadi salah satu agenda pembahasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama PT PLN.
Program tersebut direncanakan untuk meningkatkan akses dan kapasitas listrik di wilayah kepulauan yang selama ini masih mengandalkan pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas terbatas.
Rencana itu dibahas dalam pertemuan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) bersama Manager PT PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulbar, Heryanto Sampealang, didampingi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar, Bujaeramy Hassan, di ruang kerja gubernur, Kamis (8/10/2026).
Kepulauan Balabalakang yang berpenduduk sekitar 2.802 jiwa menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam upaya pemerataan akses energi. Pemanfaatan energi surya melalui PLTS Super Sun diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat di pulau-pulau tersebut.
Selain menjadi bagian dari upaya pemerataan elektrifikasi, pembangunan infrastruktur kelistrikan di Balabalakang juga dinilai strategis karena wilayah itu berada di kawasan perairan yang berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam pertemuan tersebut, PLN juga memaparkan rencana pembangunan Listrik Desa (Lisdes) di Sulawesi Barat pada 2026 yang menargetkan 84 lokasi pembangunan jaringan listrik di berbagai kabupaten.
Program itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasio elektrifikasi PLN di Sulbar yang dalam paparan pertemuan tersebut disebut masih berada di kisaran 90,94 persen, terendah di kawasan Sulawesi.
Manager PLN UP2K Sulbar, Heryanto Sampealang, mengungkapkan pembangunan jaringan listrik di sejumlah wilayah masih menghadapi kendala akses jalan yang rusak dan ekstrem serta proses perizinan untuk jalur jaringan yang melintasi kawasan hutan lindung.
Gubernur Suhardi Duka meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersinergi dengan PLN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Ia menegaskan, ketersediaan listrik merupakan bagian penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PLN dan pemerintah kabupaten guna mengatasi berbagai kendala pembangunan listrik desa, termasuk kebutuhan listrik di wilayah kepulauan.
Selain rencana PLTS Super Sun di Balabalakang, pertemuan tersebut turut membahas penanganan kekurangan daya listrik di Pulau Karampuang, Mamuju, yang selama ini dikeluhkan masyarakat setempat. (*)





