Mamuju, Mesakada.com – Pemprov Sulbar bersama KPU Sulbar dan Kemenag Sulbar menandatangani nota kesepakatan terkait sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi KPU Sulbar di ruang kerja Gubernur Sulbar, Rabu (20/5/2026).
Penandatanganan kerja sama dilakukan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), bersama Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar dan Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota. Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan pendidikan pemilih bagi pelajar tingkat SMA dan Madrasah Aliyah (MA) di Sulbar.
Asisten I Pemprov Sulbar, Amir A Dado mengatakan, kolaborasi itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan KPU dalam membangun pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.
“Kita tentu diharapkan kerja sama kolaborasi antara pemerintah dengan KPU artinya dengan baik,” kata Amir.
Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar, menjelaskan program tersebut dirancang agar pendidikan demokrasi dapat menjangkau siswa sejak dini, khususnya di tingkat SMA.
“Jadi kita menggagas beberapa kegiatan untuk bisa melakukan pendidikan pemilih bagi anak didik, anak sekolah, utamanya tingkat SMA,” ujarnya.
Ia menerangkan, pelaksanaan program untuk sekolah umum akan dikoordinasikan bersama Pemprov Sulbar melalui Dinas Pendidikan. Sedangkan Madrasah Aliyah akan melibatkan Kanwil Kemenag Sulbar.
“Nah yang punya gawean tingkat SMA untuk sekolah umum kan Pemprov lewat Dinas Pendidikan. Kalau di Madrasah Aliyah itu Kemenag,” jelas Said.
Menurutnya, penandatanganan nota kesepakatan dilakukan sebagai bagian dari prosedur administrasi sebelum kegiatan pendidikan pemilih dilaksanakan langsung di sekolah-sekolah.
“Supaya kita bisa masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan pendidikan pemilih bagi anak didik,” katanya.
Setelah penandatanganan kerja sama tersebut, KPU Sulbar bersama pemerintah daerah dan Kemenag akan mulai menyusun berbagai kegiatan sosialisasi hingga tingkat sekolah.
“Jadi nanti setelah adanya MoU, setelah adanya perjanjian kerja sama ini, kita akan membuat kegiatan-kegiatan ke level sekolah sebagai bentuko membangun kesadaran pemilih bagi anak didik kita,” ujar Said. (*)






