Mamuju, Mesakada.com – Pemkab Mamuju mengusulkan sekitar 10 ruas jalan dengan total nilai sekitar Rp100 miliar melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026. Program IJD itu diperuntukkan bagi daerah pertanian, perkebunan dan perikanan.
Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi mengatakan, usulan tersebut difokuskan pada jalan-jalan di wilayah kecamatan yang memenuhi kriteria program IJD, seperti kawasan pertanian, perikanan, dan akses menuju fasilitas pendidikan. Program tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat bagi pemerataan infrastruktur di daerah.
“Kurang lebih ada sekitar 10 ruas dengan total usulan sekitar Rp100 miliar yang mudah-mudahan bisa direalisasikan semuanya pada 2026,” kata Sutinah, usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Mamuju, di Gedung DPRD Mamuju, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar usulan berada di wilayah pedesaan karena syarat utama IJD memang menyasar jalan yang mendukung sektor produktif.
“Rata-rata memang banyak di kecamatan karena syarat IJD itu masuk wilayah pertanian, perikanan, dan sekolah. Jadi kami usulkan banyak di kecamatan,” ujarnya.
Sementara itu, pembangunan jalan di kawasan perkotaan lebih banyak diintervensi menggunakan anggaran pemerintah kabupaten dan dukungan Pemprov Sulbar. Sutinah juga berharap kolaborasi pendanaan pembangunan infrastruktur dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi tetap berlanjut pada tahun depan.
“Kami masih berharap IJD dari pemerintah pusat bisa masuk untuk Mamuju. Alhamdulillah juga Pak Gubernur menggelontorkan anggaran untuk infrastruktur jalan terutama di dalam Kota Mamuju,” tuturnya. (*)






