Mamuju, Mesakada.com – Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Karo Pemkesra) Sulbar Mamuju, Murdanil, memastikan pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XI Sulbar 2026, bakal mengikuti sejumlah persiapan untuk pentas di MTQ Nasional.
Murdanil mengungkapkan terdapat dua skema pembinaan yang tengah disiapkan bagi para juara pertama. Opsi pertama adalah mengirim peserta yang dinilai berpotensi meraih prestasi untuk mengikuti program magang di pondok pesantren di Pulau Jawa. Selama satu bulan, peserta akan menjalani pembinaan intensif di lingkungan pesantren.
Namun, menurutnya, program tersebut membutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp30 juta hingga Rp40 juta untuk setiap peserta. Karena itu, opsi yang paling realistis adalah menggelar training center (TC) di Sulbar.
Dalam skema ini, para peserta akan dikarantina selama tiga hingga empat hari, biasanya di Asrama Haji Sulbar. Pemerintah kemudian mendatangkan para ulama dan pelatih sesuai cabang lomba untuk memberikan pembinaan secara intensif.
Murdanil berharap dukungan dari para sponsor dapat membantu pembiayaan sehingga kedua metode pembinaan tersebut dapat dilaksanakan secara bersamaan.
“Kalau kondisi keuangan memadai dan ada dukungan sponsor, harapan kami dua opsi ini bisa dilaksanakan. Tetapi yang paling mendekati untuk direalisasikan saat ini adalah training center karena biayanya lebih terjangkau,” kata Murdanil, Kamis (2/7/2026).
Ia optimistis pembinaan yang terarah dan intensif akan meningkatkan kualitas kafilah Sulawesi Barat sehingga mampu bersaing dan meraih prestasi pada MTQ tingkat nasional mendatang.
Murdanil pun menyampaikan, keberhasilan penyelenggaraan tersebut menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk terus menggelar kegiatan serupa di masa mendatang.
“Alhamdulillah kegiatan kita berjalan sukses tanpa sedikit pun kendala yang tidak kita harapkan. Ke depan insya Allah kita akan tetap menyelenggarakan dengan program yang sama,” ujar Murdanil. (ajs)






