Mamuju, Mesakada.com — Kapal layar motor (KLM) Dekai Mas 3 yang mengangkut muatan jagung tenggelam di perairan Selat Makassar, sekitar 68 mil laut dari Pelabuhan Belang-Belang, Kabupaten Mamuju, Sulbar. Meski kapal berukuran 110 gross tonnage (GT) tersebut tenggelam, seluruh tujuh anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan KM Bura’ Pala.
Peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu (12/9/2026), setelah anggota Pos TNI AL Belang-Belang menerima laporan masyarakat terkait KLM Dekai Mas 3 yang sebelumnya mengalami hilang kontak saat berlayar dari Pelabuhan Belang-Belang menuju Muara Pegah, Samarinda.
KLM Dekai Mas 3 tercatat membawa delapan nama dalam manifest. Namun, satu orang bernama Pandi (39) diketahui tidak ikut berlayar karena sebelumnya terlibat permasalahan dengan nakhoda dan meninggalkan kapal sebelum pelayaran berlangsung.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 13.00 WITA, Danposal Belang-Belang Sertu Kom Muhamad Andi Saputra berkoordinasi dengan Basarnas Mamuju untuk melakukan pencarian di lokasi yang diperkirakan menjadi titik kejadian.
Tim Basarnas bersama anggota Pos TNI AL Belang-Belang kemudian bergerak menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) berukuran 12 meter sekitar pukul 13.30 WITA.
Sekitar pukul 17.00 WITA, tim SAR menerima informasi melalui radio dari Comcentre SAR Mamuju bahwa KLM Dekai Mas 3 telah tenggelam. Beruntung, tujuh ABK berhasil dievakuasi oleh KM Bura’ Pala dan ditemukan dalam kondisi selamat di atas kapal nelayan tersebut.
Ketujuh ABK ditemukan di sekitar koordinat 01°49’00” LS dan 118°09’00” BT. Tim Basarnas dan anggota Pos TNI AL Belang-Belang kemudian melanjutkan operasi untuk menjemput dan mengevakuasi seluruh korban.
Operasi pencarian dan evakuasi dilanjutkan hingga Minggu (13/9/2026). Pada pukul 07.50 WITA, tim gabungan tiba di titik penjemputan dan berhasil memindahkan tujuh ABK dari KM Bura’ Pala ke RBB milik Basarnas.
Seluruh korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Umum Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Sekitar pukul 11.47 WITA, tim Basarnas bersama anggota Posal Belang-Belang tiba di pelabuhan.
Ketujuh ABK selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas Kesehatan Pelabuhan dan Puskesmas Beru-Beru. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh ABK dalam kondisi baik dan normal.
Sekitar pukul 12.00 WITA, ketujuh korban kemudian dijemput oleh keluarga masing-masing untuk dibawa pulang. Operasi SAR terhadap kecelakaan laut KLM Dekai Mas 3 secara resmi dinyatakan selesai pada pukul 12.20 WITA.
Hingga operasi ditutup, seluruh tujuh ABK yang berada di kapal saat kejadian berhasil diselamatkan. Sementara satu nama yang tercantum dalam manifest, yakni Pandi, dipastikan tidak ikut dalam pelayaran karena telah meninggalkan kapal sebelum keberangkatan. (*)





