Lahan Sawah Sulbar 42.900 Hektar, Mayoritas Belum Terlayani Irigasi

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Lahan sawah di Sulbar tercatat seluas 42.900 hektare, namun lebih dari separuhnya masih bergantung pada tadah hujan. Kondisi ini menjadi tantangan utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian, meski Sulbar saat ini masih mampu mencatat surplus beras.

Kepala Dinas TPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, menekankan bahwa luas lahan sawah di Sulbar saat ini mencapai sekitar 42.900 hektare, dengan sebaran terluas berada di Kabupaten Polewali Mandar. Namun, sebagian besar lahan tersebut belum didukung sistem irigasi yang memadai.

“Dari total 42.900 hektare sawah, baru sekitar 46 persen yang terlayani irigasi, sementara 54 persen masih non-irigasi. Ini menjadi tantangan utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Sulbar,” jelas Hamdani.

Meski demikian, Hamdani menyebutkan luas panen padi terus mengalami peningkatan. Pada 2024, luas panen tercatat 63.181 ton dan meningkat menjadi 74.131 ton pada 2025, atau naik sekitar 10.950 ton. Dari sisi produksi, beras Sulbar pada 2025 mencapai 219.100 ton, sementara kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 149.323 ton per tahun.

“Dengan kondisi lahan yang ada, Sulbar masih mampu mencatat surplus beras sebesar 69.780 ton. Ini menunjukkan potensi besar lahan sawah Sulbar jika ke depan didukung pembangunan jaringan irigasi yang lebih optimal,” pungkasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.