Mamuju, Mesakada.com — Dewan Masjid Indonesia (DMI) meminta seluruh pengurus masjid ikut memakmurkan serta menyejahterakan masyarakat di lingkungan masjid.
Hal tersebut disampaikan Ketua DMI, Jusuf Kalla, yang juga merupakan Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019, usai melantik pengurus DMI Sulbar, di Masjid Baitul Anwar, Komplek Kantor Gubernur Sulbar, Senin 28 Oktober.
“Peran dewan masjid itu bukan hanya memakmurkan masjid, tapi bagaimana masyarakat sekitar juga dapat dimakmurkan. Keberadaan dewan masjid juga harus bisa mensejahterakan jamaah dan masyarakat sekitar,” tutur Jusuf Kalla.
JK, sapaan akrabnya, menganggap masjid dapat menjadi tempat bertukar ide dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Salah satunya masalah kemiskinan. Melalui berbagai program keumatan, masalah ekonomi rakyat bisa diatasi, sehingga masyarakat bisa sejahtera.
“Keberadaan masjid jangan sekedar melaksanakan salat fardhu lima waktu saja. Lebih dari itu, masjid harus berperan lebih seperti menjadi tempat pembelajaran ilmu agama, kajian, dakwah hingga tempat pemberdayaan kesejahteraan umat,” bebernya.
Ketua DMI Sulbar, Jamil Barambangi menerangkan, DMI Sulbar yang baru saja dikukuhkan memiliki program yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
“Tugas kita menjabarkan program utama dari program kerja dewan masjid Indonesia. Insya Allah kami akan melakukan rapat kerja untuk menjabarkan dan merumuskan program utama itu,” sebut Jamil. (js)






