Mamuju, Mesakada.com – Antusiasme masyarakat pada hari kedua Manakarra Fair 2026 di Maleo Town Square (Matos) Mamuju terus meningkat. Setelah suasana relatif lengang pada pagi hari, kawasan pameran mulai dipadati pengunjung sejak sore dan mencapai puncaknya pada malam hari.
Meningkatnya jumlah pengunjung turut membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama tenant kuliner yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Salah satu tenant yang merasakan peningkatan penjualan adalah Warung Sidomampir. Perwakilan tenant, Intan, mengatakan jumlah pengunjung pada hari kedua jauh lebih banyak dibandingkan hari pertama penyelenggaraan.
“Kalau pagi masih sedikit pengunjungnya, sore mulai ramai, dan puncaknya pada malam hari. Dibanding hari pertama, hari kedua ini memang lebih ramai,” ujar Intan.
Warung Sidomampir menawarkan beragam menu andalan, seperti bakso prasmanan dengan pilihan bakso mercon, bakso original, bakso keju, bakso urat, bakso jamur, lengkap dengan tetelan. Selain itu, tersedia pula minuman es teh hijau yang menjadi favorit pengunjung.
Intan berharap tren peningkatan pengunjung terus berlanjut hingga penutupan Manakarra Fair 2026 sehingga dapat mendongkrak penjualan para pelaku UMKM yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Manakarra Fair 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Mamuju ke-486. Kegiatan ini menghadirkan puluhan tenant UMKM, kuliner, produk kreatif, serta dimeriahkan berbagai pertunjukan seni dan hiburan yang menjadi daya tarik masyarakat.
Panitia berharap tingginya antusiasme masyarakat selama pelaksanaan Manakarra Fair mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi lokal sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk-produk UMKM Mamuju. (*)







