Gubernur Sulbar Ingatkan ASN yang Mudik Jangan Telat Kembali

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan mudik Lebaran agar kembali tepat waktu usai cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.

Peringatan itu disampaikan saat melakukan pemantauan arus mudik di Terminal Simbuang, Mamuju, pekan lalu. Ia menegaskan, ASN yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“ASN yang mudik harus kembali tepat waktu. Kalau melanggar, tentu ada sanksi sesuai aturan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Suhardi Duka didampingi Sekretaris Daerah Junda Maulana serta Kapolda Sulbar Adi Deriyan Jayamarta, bersama sejumlah pejabat terkait lainnya.

Gubernur meninjau langsung kesiapan pos pengamanan dan pos kesehatan di dalam kawasan terminal. Ia juga berdialog dengan penumpang di dalam bus untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan mereka.

Menurutnya, pemantauan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal selama arus mudik Lebaran.

Ia memastikan kendaraan yang beroperasi dalam kondisi layak jalan serta seluruh penumpang dapat terangkut dengan baik. Selain itu, kesiapan petugas di lapangan juga menjadi perhatian, mulai dari pemeriksaan kendaraan hingga dukungan tenaga kesehatan.

“Petugas lengkap, ada yang cek kendaraan dan tenaga kesehatan. Yang penting juga konsumsi mereka harus cukup supaya tetap prima,” ujarnya.

Suhardi Duka juga mengimbau penumpang untuk tetap tertib saat naik ke dalam bus dan tidak berdesakan.

“Naik secara teratur, karena semua sudah diatur petugas. Bus tidak akan meninggalkan penumpangnya,” katanya.

Ia turut mengingatkan agar penumpang memastikan tujuan dan bus yang akan dinaiki guna menghindari kesalahan perjalanan.

Dari hasil pemantauan, Gubernur memastikan harga tiket masih stabil, yakni sekitar Rp280 ribu per orang, sementara bus sleeper berada di atas Rp300 ribu.

“Tidak ada kenaikan tarif bus,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.