Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK), menyoroti tingginya ekspektasi masyarakat terhadap aparat dan pejabat daerah, termasuk kepolisian. Menurutnya, masyarakat kerap menginginkan para pejabat publik tidak melakukan kesalahan sedikit pun.
“Rakyat kita menginginkan kita sebagai pejabat, termasuk polisi, itu sempurna. Mereka berharap polisi-polisi itu mendekati malaikat, tidak boleh salah,” kata SDK saat menghadiri syukuran HUT ke-10 Polda Sulbar, Senin (1/6/2026).
Meski demikian, SDK mengingatkan bahwa polisi maupun pejabat pemerintah tetaplah manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan.
“Sedangkan sesungguhnya kodrat kita adalah kodrat manusia biasa. Tidak ada yang sempurna di muka bumi,” ujarnya.
SDK juga menilai polisi masih menjadi harapan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Namun di era kemajuan teknologi saat ini, polisi juga kerap menjadi sasaran kritik hingga perundungan di ruang digital.
“Polisi adalah harapan kita, polisi dibutuhkan. Bahkan polisi dicintai oleh rakyat Indonesia. Tapi polisi juga kadang dicaci, kadang dibully. Itulah distraksi dari kemajuan teknologi yang kita alami saat ini,” tuturnya.
Pada momentum 10 tahun Polda Sulbar, SDK menyampaikan apresiasi atas peran kepolisian yang dinilai sangat penting bagi daerah. Ia mengaku pemerintah daerah merasakan langsung kontribusi polisi dalam menjaga ketertiban, rasa aman, dan penegakan hukum di Sulbar.
“Dalam perjalanannya, kami pemerintah daerah sangat merasakan betapa pentingnya kehadiran polisi, betapa pentingnya peran polisi dalam menjaga tata tertib, menjaga rasa aman, dan juga menegakkan hukum di Tanah Malaqbi Sulawesi Barat,” pungkasnya. (ajs)






