Mamuju, Mesakada.com — Fatmawati Salim menegaskan hubungannya dengan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) dan keluarganya tetap berjalan baik, meski dirinya tidak dipilih Demokrat sebagai calon Wakil Gubernur Sulbar.
Fatmawati mengatakan, hubungan baik tersebut telah terjalin sejak almarhum suaminya, Salim S. Mengga, masih hidup dan terus terjaga hingga saat ini.
“Hubungan saya baik secara kekeluargaan dengan Bapak Suhardi Duka maupun sebagai gubernur. Alhamdulillah sampai saat ini hubungan saya tetap baik, seperti semasa almarhum masih ada,” kata Fatmawati, dalam konferensi pers DPW NasDem Sulbar, di Mamuju, Minggu (23/8/2026).
Ia mengatakan, setelah Salim S. Mengga meninggal dunia, komunikasi dan hubungan kekeluargaan dengan keluarga SDK tetap terjaga. Bahkan, Fatmawati masih menghadiri sejumlah kegiatan kedinasan yang diundang oleh Gubernur Sulbar maupun istrinya.
“Walaupun Bapak sudah almarhum, ada kegiatan-kegiatan kedinasan, saya diundang, saya hadir. Jadi hubungan saya secara kekeluargaan baik, itu sebagai gubernur saya sangat hormat,” ujarnya.
Menurut Fatmawati, hubungan baik tersebut tidak hanya terjalin antara dirinya dengan SSDK, tetapi juga dengan keluarga masing-masing.
“Hubungan kami baik sekeluarga. Ibu dengan sekeluarga saya juga demikian,” katanya.
Terkait proses pengusulan calon Wakil Gubernur Sulbar, Fatmawati juga menyatakan menghargai keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat yang memberikan rekomendasi kepada kadernya, Syamsul Samad.
Fatmawati mengatakan, keputusan tersebut merupakan kewenangan DPP Demokrat dan harus dihormati sebagai keputusan terbaik bagi partai.
“Saya tentang keputusan rekomendasi dari DPP Demokrat yang didapatkan Syamsul Samad itu saya sangat hargai,” ujarnya.
Ia menegaskan dirinya menerima keputusan tersebut dengan lapang dada atau legowo.
“Apapun keputusan DPP Demokrat, itulah yang terbaik bagi Demokrat. Saya legowo,” tegas Fatmawati.
Sikap tersebut, kata dia, sebenarnya telah disampaikan sejak awal ketika dirinya ditanya mengenai kemungkinan tidak mendapatkan rekomendasi dari Demokrat.
“Saya sebelumnya sampaikan pada saat saya wawancara, ‘bagaimana Ibu apabila tidak mendapatkan (rekomendasi)?’, saya sampaikan saya legowo. Menerima apa pun itu keputusan DPP Demokrat,” pungkasnya. (*)






