Ekspor Sulbar Tumbuh Kuat Sepanjang 2025, Impor Masih Sangat Minim

oleh
Ilustrasi AI

Mamuju, Mesakada.com – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Sulawesi Barat sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat positif. Nilai ekspor tercatat tumbuh signifikan, sementara aktivitas impor masih relatif sangat kecil, sehingga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.

Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Sulawesi Barat, Chitra Dewi Said, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari–November 2025, nilai ekspor Sulawesi Barat mencapai US$ 576,64 juta. Angka tersebut meningkat 40,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya aktivitas produksi serta daya saing komoditas unggulan Sulawesi Barat di pasar internasional,” ujarnya, Senin 5 Januari 2026

Secara bulanan, pada November 2025 nilai ekspor Sulawesi Barat tercatat sebesar US$ 56,32 juta. Ekspor daerah ini masih didominasi oleh kelompok lemak dan minyak hewani atau nabati, yang menjadi komoditas andalan Sulbar di pasar global.

Chitra menjelaskan, pertumbuhan ekspor yang cukup kuat mencerminkan meningkatnya permintaan luar negeri terhadap produk berbasis sumber daya alam dari Sulbar. Dari sisi negara tujuan, China masih menjadi mitra dagang utama ekspor daerah.

Sementara itu, aktivitas impor Sulbar masih sangat terbatas. Selama Januari–November 2025, nilai impor tercatat hanya US$ 0,46 juta, dan seluruhnya berasal dari China.

“Rendahnya nilai impor mengindikasikan struktur ekonomi Sulawesi Barat masih lebih bertumpu pada produksi domestik. Kondisi ini turut mendorong surplus neraca perdagangan daerah,” jelasnya.

Dengan nilai ekspor yang jauh melampaui impor, Sulbar mencatat surplus perdagangan yang besar. Kondisi tersebut dinilai berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor industri pengolahan, perkebunan, serta berbagai kegiatan ekonomi pendukung lainnya di daerah. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.