Mamuju, Mesakada.com — DPRD Sulbar menyerahkan sebanyak 5.772 pokok-pokok pikiran (pokir) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Sulbar Tahun 2027 yang digelar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (10/4/2026).
Pokok pikiran tersebut disampaikan langsung Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri, didampingi Wakil Ketua DPRD St. Suraidah Suhardi dan Sekretaris DPRD Arianto, sebagai bentuk komitmen legislatif dalam mengawal arah pembangunan daerah.
Amalia menegaskan, ribuan usulan itu merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui komisi-komisi dan anggota DPRD di seluruh wilayah Sulbar.
Dari total 5.772 usulan, bidang kesejahteraan masyarakat menjadi yang terbanyak dengan 2.598 usulan, disusul bidang ekonomi dan keuangan 1.700 usulan, pembangunan 789 usulan, serta pemerintahan sebanyak 685 usulan.
Menurutnya, seluruh pokok pikiran tersebut diharapkan dapat menjadi bahan utama dalam penyusunan RKPD 2027, agar program yang dirancang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam pemaparannya, DPRD Sulbar juga menekankan sejumlah prioritas pembangunan, mulai dari peningkatan infrastruktur dasar, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM, pertanian, dan perikanan.
Selain itu, isu penanggulangan kemiskinan dan pengangguran serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel turut menjadi perhatian dalam pokok pikiran tersebut.
Amalia berharap, melalui forum Musrenbang ini, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga mampu melahirkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, berkualitas, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Musrenbang RKPD Sulbar 2027 sendiri dibuka Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dengan mengusung tema akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif melalui peningkatan infrastruktur, investasi, SDM, serta pengelolaan sumber daya alam yang terintegrasi antara pusat dan daerah.





