Campalagian, Mesakada.com – Bocah 9 tahun, Faisal, yang dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi di Pantai Laliko, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad Faisal ditemukan tim gabungan 100 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Kanit SAR Polman, Agustan mengatakan, korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian sejak Kamis (3/9/2026) sore hingga Jumat pagi. Korban ditemukan pagi ini, Jumat (4/9/2026).
“Sudah kita temukan, dalam kondisi meninggal dunia, dengan jarak 100 meter dari lokasi tenggelam,” kata Agustan.
Setelah ditemukan, jenazah Faisal langsung dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke rumah duka. Agustan mengatakan pencarian sempat dilakukan hingga malam hari. Namun, kondisi penerangan yang terbatas menjadi salah satu kendala petugas dalam menyisir kawasan pantai.
Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada Jumat pagi. Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan dua perahu karet dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari TNI-Polri, SAR Polman, BPBD Polman, serta warga sekitar.
“Dengan ditemukannya korban, pencarian di hari kedua kita nyatakan berakhir,” ungkap Agustan.
Sebelumnya, tiga bocah masing-masing Faisal (9), Rafli (9), dan Fahri (9), dilaporkan terseret arus saat mandi di Pantai Laliko pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pertolongan. Rafli dan Fahri berhasil diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara Faisal terseret arus dan hilang hingga akhirnya ditemukan pada Jumat pagi.
Kepala BPBD Polman, Andi Candra Sigit, mengatakan ketiga bocah tersebut awalnya sedang mandi di sekitar bibir Pantai Laliko. Menurutnya, warga yang berada di sekitar lokasi langsung membantu ketika melihat ketiganya terseret arus. Dua korban berhasil diselamatkan, sedangkan Faisal terbawa arus.
“Iya tinggal satu bocah yang masih dalam pencarian, dua bocah diselamatkan warga sekitar saat melihat peristiwa itu,” kata Andi Candra kepada wartawan.
Tim gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir kawasan perairan di sekitar lokasi kejadian hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Dengan ditemukannya Faisal, operasi pencarian yang berlangsung sejak Kamis sore hingga Jumat pagi resmi dihentikan. (Ifn/ajs)







