Mamuju, Mesakada.com — PT Agrinas Pangan Nusantara menunjuk 13 vendor untuk melengkapi keperluan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Saat ini pembangunan KDKMP di Mamuju terus dikebut. Masih tersisa 11 unit KDKMP yang belum rampung dibangun.
Komandan Kodim (Dandim) 1418 Mamuju Kolonel Arm Andang Radianto mengatakan, sejumlah lokasi yang belum terbangun berada di wilayah Desa Bela, Kopeang, Balabalakang Timur, serta beberapa desa di Kecamatan Kalumpang.
Ia menyebut, pembangunan KDKMP di Mamuju secara keseluruhan terus menunjukkan progres. Dari sekitar 40 unit yang masih dalam proses penyelesaian, sekitar 30 unit di antaranya telah mencapai progres di atas 60 persen.
Selain pembangunan fisik, perlengkapan untuk mengisi KDKMP juga mulai didatangkan secara bertahap. Saat ini, rak-rak, kendaraan operasional berupa mobil dan pikap, hingga pendingin ruangan (AC) telah mulai masuk ke sejumlah lokasi.
“Untuk melengkapi isi dalamnya itu ada 13 vendor dari Agrinas. Ini sudah bertahap masuk, mungkin bisa dilihat-lihat itu rak-raknya sudah mulai masuk, mobil sudah ada yang masuk, kemudian pickup sudah ada yang masuk, AC sudah datang tapi belum dipasang,” kata Kolonel Arm Andang, dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, seluruh perlengkapan masih menunggu kelengkapan dari 13 vendor yang ditunjuk Agrinas. Setelah fasilitas dan barang di dalam KDKMP lengkap, manager KDKMP yang telah mendapat pelatihan akan mulai masuk dan berkoordinasi dengan pemerintah desa.
“Jadi menunggu lengkap dulu dari 13 vendor, termasuk isinya,” ujarnya.
Kolonel Arm Andang menargetkan, pembangunan seluruh KDKMP yang menjadi sasaran dapat terus dikebut hingga mencapai progres maksimal. Ia optimistis penyelesaian sekitar 40 unit yang masih dalam proses dapat dirampungkan pada Oktober mendatang.
Sementara untuk wilayah yang masuk kategori 3T, pembangunan masih menunggu petunjuk dari Agrinas. Nantinya, daerah tersebut akan menggunakan spesifikasi khusus dan disiapkan Detail Engineering Design (DED) terbaru.
Kolonel Arm Andang menjelaskan, pembangunan KDKMP juga memiliki sejumlah persyaratan, salah satunya ketersediaan sumber listrik serta jumlah penduduk yang memenuhi ketentuan. Untuk wilayah dengan karakteristik khusus, pelaksanaannya akan menyesuaikan arahan dan desain yang ditetapkan Agrinas. (*)





